Kondangan

Halo para blogers ( yang mungkin ga sengaja singgah dimari atau memang lagi mencari referensi untuk tugas atau tulisannya mengenai judul yang tertera di atas). Semua udah pada tau kan ya maksud arti dari kondangan? pasti taulah, apa lagi yang udah berumur. Ada beberapa yang pingin gw bahas mengenai judul diatas yang berkaitan dengan tingkah laku masyarakat kita.

Ada beberapa yang terlintas dalam kepala gw mengenai judul di atas ini, fenomena yang terjadi di masyarakat kita bila berada di kondangan karena. Sering kali ketika gw datang kekondangan akan banyak muncul pertanyaan kapan nyusul? kapan nikah? kapan meriet ? kok calonnya ga diajak dan sebagainya, entah dengan maksud mengejek atau memberi support atau hanya basa basi saja. Kesannya terlihat kasihan atau bahkan lebih miris bagi jomblo jomblo yang datang sendiri ke kondangan ( makanya gw saranin buat datang rame rame haha ). Terlebih bila sang mantan yang nikahan dan kita sebagai mantan yang baik menghadiri pernikahan tersebut sakiiit, saakiitnya tuh disini dilubuk hatiku ( sambil goyang ala citata ) eeitss jangan salah sakitnya bukan karena ngeliat sang mantan nikah dengan orang lain tapi karena candaan dan gurauan teman temannya yang hadir, entah apa yang dikatakan oleh mereka berupa candaan atau nasehat tetap sama dihati yaitu NUSUK apalagi ditempat umum kan dilihat orang banyak sehingga bakal ada tatapan tatapan merendahkan atau kasihan ( ngerti banget ya gw, karena gw baru aja ngalamin dan akan ngalamin lagi hari ini). Itu adalah fenomena yang pertama.

Fenomena yang kedua, sering bangetkan lo liat orang yang kekondangan bawa amplop dan amplopnya dikasih nama. Nah gw masih bingung aja kenapa dikasih nama? sedangkan kadang ada yg bila jumlahnya kecil ga dikasih nama ( kayaknya gw banget klo ini mah ), nah loh jadi harapannya apa?.  Ada yang bilang buat nandain klo kita datang, lalu apa fungsi buku tamu? bingungkan lo.. gw juga hahaha tapi klo dari blogers ada yang tau kabarin ya. Seharusnya berapapun yang kita kasih ga usahlah pake nama diampplop, kecil atau gede nilainya kan yang penting ikhlas kita memberi barokah buat pengantin, lalu bagaimana klo yang ga hadir dan nitip? perlu dikasih nama juga? klo menurut gw cukup nitip aja deh ga usah ngasih nama, memangnya lo mau bilang bro kemrin gw ga bisa datang tapi titipannya sampe kan? kan lucu jadinya.

Kayaknya cukup sampai disini dulu tulisan gw ini, mungkin akan muncul lagi fenomena fenomena lainnya hari ini.

Selamat malam dan sampai jumpa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s