Kisah Perjalanan Menuju Final KOMPRES 2009 (Part III)

Perjalanan dari KP. Rambutan menuju kalimalang ditempuh dengan kecepatan 80 km/jam, karena takut telat datang ke acara final. Sampai di tempat acara yaitu Lt. 6 ruang pertemuan Kampus J GUNADARMA, saya langsung disambut oleh yudi salah satu dari panitia yang memberi dukungan ke saya. Setelah menandatangani absensi kehadiran lalu saya memberikan nama team dengan nama RND team di buku kehadiran.

Acara berjalan sangat meriah, dan tak sedikit orang yang datang untuk melihat atau memberikan dukungan kepada team temannya yang sedang mempresentasikan aplikasi andalannya di depan juri. Finalis terdiri dari tingkat 1, 2, & 3 semuanya ada di kompres kali ini, dan mereka semua terlihat sangat sempurna. Alhamdulillah saya mencoba mengucapkan syukur karena bisa masuk kedalam babak final ini, dan juga telah menjadi team terakhir saat presentasi nanti sehingga saya masih ada waktu untuk mengetest dan memperbaiki aplikasi dan juga dokumen yang akan dipresentasikan nanti.

Satu persatu team maju ke depan dan mempresentasikan aplikasi andalannya yang telah masuk kedalam babak final, saya berdecak kagum bukan hanya aplikasinya saja yang bagus dan berjalan sesuai fungsinya, tetapi dokumentasinya juga lengkap dan rapih sehingga membuat diri saya down dan hilang semangat, sekali lagi partner saya mengingatkan “Maju terus pantang mundur, klo kerja jangan setengah-setengah” begitu katanya. Sebenarnya bukan hanya karena takut kalah dalam kompetisi ini, tapi karena takut malu dan merasa takut dengan juri (maksudnya takut di kritik dalam) dikarenakan aplikasi ini tidak berjalan sesuai dengan fungsi seharusnya walaupun saya tahu aplikasi ini memiliki kelebihan dari aplikasi yang tampil sebelumnya.

Saatnya tiba untuk unjuk gigi setelah mc memanggil team RND untuk presentasi di atas panggung. tapi saya merasa takut, grogi, keringatan, dan merinding. Namun saya mencoba untuk menguasai diri dan memulai presentasi dari apa yang saya buat. Baru saja saya presentasi mengenai tujuan dan fungsi aplikasi ini, saya melihat senyum di beberapa juri di depan saya sehingga membuat saya menjadi percaya diri dan semangat hingga presentasi saya selesai. Sesi penilaian pun dimulai oleh para juri dan mereka menanyakan beberapa hal mengenai aplikasi ini. Mereka bertanya mengenai Management User yang memang sudah saya buatkan secara dinamis, Keamanan Aplikasi yang memang sudah ada encryption dan modul pengamanan seperti user login, pengecekan ip dan mac address, dan kemudahan pengembangan aplikasi. Dari semua pertanyaan yang diberikan oleh para juri yang ternyata menjadi kriteria aplikasi yang baik, dan sudah ada di aplikasi yang saya buat sehingga saya dengan percaya diri menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mereka lontarkan. Dan akhirnya saya mendapatkan pujian dan tepuk tangan dari juri dan penonton yang lainnya, suasana ini rasanya sangatlah menyenangkan. Tak terbayangkan akan menjadi semeriah ini.

Saat-saat yang mendebarkan adalah saat dimana pengumuman pemenang juara KOMPRES 2009. Katika juara 3 dipanggil untuk menaiki panggung, suara gemuruh dan meriah mengisi seluruh ruangan, begitu juga sewaktu juara 2 diumumkan. Ketika juara satu akan diumumkan, heran berdecak kagum karena sebagian penonton meneriakan “RND… RND…”. Dan tak heran semuanya ketika juara satu diumumkan karena memang team RND yang menjadi juaranya… bangga bercampur senang dan heran karena awalnya saya gak pernah mengira akan menang, awalnya terasa goyah… bahkan untuk tampil di depan ajah terasa sangat takut. Akhirnya mimpi itu kesampaian juga yaitu menjadi juara satu walaupun dari tingkat satu. Sehingga banyak yang berdecak kagum, terutama dari mahasiswa tingkat satu yang menonton kompetisi itu.

Begitulah kira-kira kisah perjalanan kompres 2009 yang saya menangkan. Dari sini saya mengambil beberapa pelajaran yang mungkin bisa kita pelajari, yaitu :

Jangan pernah menyerah walau apapun dan rintangan menghadang, bermimpi dan mewujudkannya menjadi kenyataan, kerja keras untuk menggapai impian, percaya diri meraih kesuksesan, dan kerja jangan setengah-setengah, gunakan waktu sebaik-baiknya. dan masih banyak lagi pelajaran yang saya dapat dalam waktu satu bulan itu. so jangan menyerah.. semangat,,,,,

One thought on “Kisah Perjalanan Menuju Final KOMPRES 2009 (Part III)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s